batanam padi serentak

BPP Tarusan Canangkan Gerakan Tanam Padi Serentak

Painan, Kabayakin.com – Pencanangan gerakan tanam padi serentak Se-Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat berlangsung pada 3 juni 2025. Perdana di Kelompok Tani Tanjung Alai Nagari Sungai Pinang.

Dari pantauan kabayakin.com, kegiatan pencangan gerakan penanaman padi serentak tersebut Kepala Bidang Bidang Penyuluh Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan  Doni Marta SE, M.Si. ikut menanam padi. Hadir juga pada kesempatan itu Kepala Seksi Pemberdayaan Dan Pembangunan Masyarakat Kecamatan Koto XI Tarusan,  Anitafria Safri, SH dan Kepala Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Koto XI Tarusan, Afdiron Nofrindra, SP.

Salain Marta Doni, Babinkantipmas Nagari Sungai Pinang, Aiptu Hendriman dan Kepala Kampung Koto Nagari Sungai Pinang, Waljunaidi serta Ketua Kelompok Tani Tanjung Alai, Jalian berserta anggota kelompok tani lainya juga ikut serta menanam padi.

Dikatakan Marta Doni, “Ini adalah salah satu program Kementerian Pertanian. Di mana kita selalu melaporkan luas tanam di setiap wilayah penyuluh. Penyuluh kini tiap hari harus melaporkan berapa luas tambah tanam kita di setiap wilayah mereka”.

Hal ini sejalan dengan  program Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan “Nagari Kanyang”. Oleh sebab itu  kita harus menggerakan seluruh  pengurus petani dan anggota kelompok tani untuk segera melakukan tanam serentak secara masif. Karenya kita anggarkan untuk gerakan percepatan tanam serentak di seluruh Kecataman Se–Kabupaten Pesisir Selatan.

Serentak 3 Kecamatan

Lebih lanjut dikatakan, ada Tiga Kecamatan yang langsung dipimpin oleh Bapak Bupati menanam padi serentak. Di antaranya kecamatan bayang, Kecamatan Lenggayang dan Kecamatan  Basa Ampek Balai Tapan.

“Selain kecamatan yang tiga itu kecuali Kecamatan Silaut. Mereka harus melakukan gerakan tanam serentak berkordinasi dengan Camat dan Wali Nagari, Gapoktan dan kelompok tani. Bagaimana petani di seluruh wilayah penyuluh dapat melakukan tanam serentak. Dan laporkan di aplikasi mereka masing masing penyuluh” tegas Doni Marta

Kepala Balai Penuh Kecamatan Koto XI Tarusan, Afdiron Nofrindra SP mengatakan, “Dalam pelaksanaan tanam ini, kita pakai sistim tanan padi legowo. Sehingga dengan sistem tanam ini petani dapat mudah  mengendalikan hama penyakit. Paling tidak bapak ibuk bisa mengurangi Pestisida”. (ot)