Pengurus DPD Paralegal Pessel

Pengurus DPD Paralegal Pessel Terbentuk, Yusrizal Datuak Rajo Johan Sebagai Ketua Umum

Pesisir Selatan, kabayakin.com – Pembentukan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Paralegal Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berlangsung sukses dan lancar, Minggu, 7 September 2025 di Ruang Rapat Kantor Camat Batang Kapas.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Satuan Tugas Khusus Rumah Hukum Indonesia H. Ikhlas Razuki, Cpla., Ibu Nurhayati, SH., MH., dan Teteh Lina sebagai perwakilan organisasi serta sejumlah undangan lainnya.

Rapat tersebut menghasilkan susunan pengurus baru DPD Paralegal Pessel. Dalam proses pemilihan yang berlangsung secara musyawarah dan mufakat, Yusrizal Datuak Rajo Johan resmi terpilih sebagai Ketua DPD Paralegal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Sementara itu, untuk memperkuat peran paralegal dalam pelestarian nilai-nilai lokal dan hukum adat, Drs. H. Jabar, M.Pd., Datuak Kayo, mendapat amanah menjabat Ketua Bidang Adat.

Pembentukan kepengurusan ini bertujuan untuk memperkuat peran paralegal dalam mendampingi masyarakat. Terutama dalam hal penyuluhan hukum, penyelesaian sengketa berbasis adat, serta meningkatkan kesadaran hukum di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Pesisir Selatan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, dengan harapan besar bahwa DPD Paralegal Pessel dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penegakan hukum yang adil dan berkeadilan sosial. (Alpin)

Papan reklame ganggu estetika Tugu nagari sejuta pesona

Papan Reklame ganggu Keindahan Tugu Rest Area

Painan, kabayakin.com – Bangunan papan reklame yang berukuran besar dalam lokasi Rest area di perbatasan kota Padang dan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan di Nagari Siguntur Kecamatan Koto XI Tarusan, Sumatera Barat. Mengganggu penampakan keindahan Tugu Perbatasan yang berselogan “Nagari Sejuta Pesona”.

Dari tempat peristirahatan pondok Rest Area Pemandangan tak etis terlihat mengurangi nilai estetika di sebuah tugu indah itu. Tugu itu viral sebagai ikon kabupaten Pesisir Selatan yang terletak di Nagari Siguntur Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

A. Datuk Rajo Johan (Sabtu, 3 Mei 2025) Perantau Bukittinggi asal Pesisir Selatan. Ketika pulang Saat duduk santai di tempat peristirahatan rest area batas kota Padang dan Pesisir Selatan.

A. Datuk Rajo Johan mengatakan kepada kabayakin.com” Ini tak etis papan reklame yang ukuran besar dipasang  dalam lokasi rest area. Karenanya menghambat pandangan melihat kesempurnaan tugu nagari sejuta pesona. Hal ini mengurangi nilai estetika sebuah bangunan indah”.

“Apalagi ini salah satu ikon lokasi wisata daerah Pesisir Selatan”, terang Dt Rajo Johan yang mengaku pernah di percaya menjadi ketua Forum Badan Usaha Miliki Nagari ( FBUMNAG) Kabupaten Agam tahun 2018 Sampai tahun 2022. (Ot).

Pantai Carocok Perlu Penertiban Menjelang Lebaran

Pantai Carocok Perlu Penertiban Menjelang Lebaran

Painan, Kabayakin.com – Kesemrawutan di kawasan wisata Pantai Carocok Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang disebabkan oleh lapak-lapak pedagang yang tidak teratur, perlu dilakukan penertiban menjelang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 ini. Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyampaikan hal tersebut kepada para pedagang Pantai Carocok Painan saat beliau mengunjungi mereka di rumah dinasnya pada hari Kamis (13/3).

Hendrajoni menjelaskan bahwa Pantai Carocok Painan, dengan beragam fasilitas yang ada saat ini, merupakan sebuah kawasan wisata dan bukan sekadar lokasi untuk berdagang. “Mengacu pada statusnya sebagai tempat wisata, maka kawasan tersebut harus memiliki keindahan dan menjaga kebersihan serta segala fasilitas yang tersedia. Saat ini, saya melihat bahwa sepanjang pelataran parkir, serta arena bermain anak dan tempat bersantai, telah dipenuhi oleh lapak-lapak pedagang yang menjadikannya terlihat semrawut. Oleh karena itu, hal ini perlu penertiban dan pemindahan ke area pujasera” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa setelah penertiban, para wisatawan dapat menikmati pemandangan kawasan dengan view pantainya yang indah. “Sebab, tujuan orang berwisata ke Pantai Carocok adalah untuk menikmati keindahan pantai dengan fasilitas yang telah tersedia. Oleh karena itu, saya mengharapkan para pedagang dapat memahami hal ini. Jika pengunjung kembali ramai seperti dahulu, tentu ekonomi masyarakat Pesisir Selatan akan kembali menggeliat, termasuk juga para pedagang,” jelasnya.

Dengan tertibnya lokasi untuk berjualan, pengunjung akan merasa senang; namun, yang akan fasilitas ke lokasi lama bukanlah pedagang yang baru. Melainkan yang telah lama dan merupakan warga Painan. “Karena saat ini pencabutan lot untuk menentukan lokasi berjualan telah terlaksana, maka harap ikuti untuk sementara waktu, sementara Dinas Pariwisata dan Dinas Perdagangan membenahi lokasi yang baru tersebut,” pintanya.

Mesjid Raya Mahabbatul Qulub Bantu Anak Yatim Dan Piatu 50 Juta Rupiah

Mahabbatul Qulub Bantu Anak Yatim Dan Piatu 50 Juta Rupiah

Painan, Kabayakin.com – Pengurus Masjid Raya Mahabbatul Qulub Nagari Siguntur Kecamatan Koto Xi Tausan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi  Sumatera Barat. Salurkan  bantuan dana untuk  anak yatim dan piatu lebih 50 juta rupiah, pada hari Rabu (12/3/2025).

Pemberian  dana  santunan pada tahun ini ada peningkatan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Ketua Mesjid Mahabatul Qulub Otriya.S, Imam Tan Ameh S.Hut. mengatakan “Tahun sebelumnya dana santuanan bagi anak yatim mendapat uang  sebanyak Lima Ratus Ribu Rupiah. Sedangkan untuk anak piatu mendapat santunan sebanyak Empat Ratus Ribu Rupiah”.

“Sedangkan di tahun ini ada peningkatan jumlah  nominal dana santunan. Masing-masing mereka mendapatkan batuan santunan sebanyak enam ratus ribu rupiah. Hal ini kami lakukan sesuai  saran dan arahan dari Badan Penasehat Mesjid Drs. H. Mizwar luai.” jelas Imam Tan Ameh.