Nagari Siguntur berjulukan Camin Taruih Koto XI

Kearifan Lokal Nagari Siguntur

Painan, kabayakin.com - Kearifan lokal adalah pengetahuan tentang nilai-nilai dan praktik yang berkembang di tengah masyarakat lokal dalam jangka waktu lama turun temurun dari generasi ke generasi. Adapun cakupan dari…
Mesjid Raya Mahabbatul Qulub Bantu Anak Yatim Dan Piatu 50 Juta Rupiah

Mahabbatul Qulub Bantu Anak Yatim Dan Piatu 50 Juta Rupiah

Painan, Kabayakin.com – Pengurus Masjid Raya Mahabbatul Qulub Nagari Siguntur Kecamatan Koto Xi Tausan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi  Sumatera Barat. Salurkan  bantuan dana untuk  anak yatim dan piatu lebih 50 juta rupiah, pada hari Rabu (12/3/2025).

Pemberian  dana  santunan pada tahun ini ada peningkatan dibandingkan pada tahun sebelumnya. Ketua Mesjid Mahabatul Qulub Otriya.S, Imam Tan Ameh S.Hut. mengatakan “Tahun sebelumnya dana santuanan bagi anak yatim mendapat uang  sebanyak Lima Ratus Ribu Rupiah. Sedangkan untuk anak piatu mendapat santunan sebanyak Empat Ratus Ribu Rupiah”.

“Sedangkan di tahun ini ada peningkatan jumlah  nominal dana santunan. Masing-masing mereka mendapatkan batuan santunan sebanyak enam ratus ribu rupiah. Hal ini kami lakukan sesuai  saran dan arahan dari Badan Penasehat Mesjid Drs. H. Mizwar luai.” jelas Imam Tan Ameh.

Drs. H. Naska Parmato Intan SH. MH : Hidupkan Kembali Semangat “Bakonsi”

Drs. H. Naska Parmato Intan SH. MH : Hidupkan Kembali Semangat “Bakonsi”

Siguntur, kabayakin.com – Drs. H. Naska Parmato Intan SH. MH dalam acara “Basarayo Bakonsi Manyiang Gambia” mengatakan “dengan semangat kebersamaan kita hidupkan kembali semangat bakonsi, basarayo (mengajak kerja bersama). Karena pada masa kini telah muncul semangat individualistik di kalangan masyarakat. Yang mana setiap orang telah punya kemampuan sendiri, tidak butuh yang lain lagi. Coba kita lihat iktibar orang tempo dulu, walaupun tak dapat gilian bersawah. namun ia tetap mendapatkan padi”.

Drs. H. Naska Permata Intan, SH. MH. merupakan salah satu tokoh masyarakat Siguntur yang juga merupakan Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumatera Barat.

“Ini tak lain karena penuh kebersamaan, orang-orang tua duhulu pergi “ma angin padi“ (memisahkan padi dari sampah) dan pulang bawa satu niru padi. Kalau sempat ma angin padi dunsaanak (famili karib kerabat) 20 tempat maka mereka yang mengangin padi dapat 20 niru. Itu lumayan juga kan?” motivasi Naska. “Begitulah kehidupan dahulu tetap punya padi walaupun tak bersawah”.

“Semangat itu mungkin dapat kita jadikan iktibar. itulah tekad kami adik beradik membuat Pondok Darul Hikmah Taruko ini untuk menjadi simbol kebersamaman Anak Nagari. Dan kami  siap berbagi. Atas nama keluarga, adik baradik, saya menyampaikan rasa terima kasih banyak kepada yang telah ikut serta bakonsi manyian gambia kami. Mari kita jadikan ini minimal agenda tahunan. Dan mari kita doakan mudah mudahan banyak Anak Nagari yang dapat kepercayaan” ajak Naska.

Kadis Kominfo Pessel : YAKIN Bisa Tracking Nagari Terkait Aplikasi siNar

Kadis Kominfo Pessel : YAKIN Bisa Tracking Nagari Terkait Aplikasi siNar

Painan, Kabayakin.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pesisir Selatan, Wendi SH, MH mengatakan bahwa Yayasan Komunikasi Informasi Nusantara (YAKIN) dapat mentracking  semua nagari yang ada di seluruh Kabupaten Pesisir Selatan. Tracking tersebut dapat untuk mencari solusi atas kendala yang terjadi di lapangan. Hal ini bertujuan dalam rangka percepatan pembangunan pemerintah nagari dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Kerterbukaan Publik.

Wendi, SH. MH menyampaikan hal tersebut saat memperkenalkan aplikasi siNAR pada Website Pemerintahan Kabupaten Pesisir Selatan, kepada Ketua Yayasan Administrasi Komunikasi  Informasi Nusantara (YAKIN), Otriya.S, S.Hut, Senin 11/02/2025. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang  kerja Kadis Kominfo Pesisir Selatan dalam rangka pembahasan pengeloaan aplikasi siNAR (Sistem infromasi nagari) yang  tidak berjalan sebagaimana mestinya.